Sah Merger dengan Tri, Saham Indosat Malah Merosot

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 17 Sep 2021 11:05 WIB
Indosat Ooredoo
Foto: Dok. Indosat Ooredoo
Jakarta -

Setelah menjadi isu yang cukup lama, akhirnya PT Indosat Tbk (ISAT) dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I) atau Tri resmi merger. Penggabungan itu ditandai dengan penandatanganan dari kesepakatan transaksi definitif yang dilakukan kedua induk perusahaan yakni Ooredoo dan CK Hutchison Holdings Limited.

Pengumuman merger itu sepertinya tidak berimbas positif terhadap pergerakan saham ISAT hari ini. Jelang penutupan sesi I saham ISAT tercatat melemah 4,21% ke posisi Rp 6.825.

Di level itu saham ISAT sudah berpindah tangan sebanyak 10,28 juta lembar dengan frekuensi transaksi 5.964 kali. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp 73,8 miliar.

Meski begitu pada pembukaan pagi tadi saham ISAT sempat menguat. Bahkan sempat menyentuh level Rp 7.675.

Sebelumnya diberitakan, penggabungan Indosat Ooredoo dan H3I akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih kuat secara komersial.

Ooredoo Group saat ini memiliki 65% saham dan kendali atas Indosat Ooredoo lewat Ooredoo Asia, sebuah perusahaan induk yang dimiliki sepenuhnya. Penggabungan Indosat dan H3I akan menyebabkan CK Hutchison menerima saham baru di Indosat Ooredoo hingga 21,8% dari Indosat Ooredoo Hutchison.

Pada saat yang sama, PT Tiga Telekomunikasi akan menerima saham baru Indosat Ooredoo hingga 10,8% dari Indosat Ooredoo Hutchison.

Bersamaan dengan penggabungan bisnis, CK Hutchison akan mendapatkan 50% saham dari Ooredoo Asia dengan menukar 21,8% sahamnya di Indosat Ooredoo Hutchison untuk 33% saham di Ooredoo Asia. Kemudian, CK Hutchison juga akan mendapatkan tambahan 16,7% kepemilikan di Ooredoo Group lewat transaksi senilai USD 387 juta.

Menyusul transaksi di atas, Para Pihak akan masing-masing memiliki 50% dari Ooredoo Asia, yang akan diberi nama baru yaitu Ooredoo Hutchison Asia dan memiliki 65,6% saham dan kendali atas Indosat Ooredoo Hutchison.

Pada akhir transaksi, Indosat Ooredoo Hutchison akan dikendalikan bersama-sama oleh Ooredoo Group dan CK Hutchison. Perusahaan gabungan akan tetap terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan pemerintah Indonesia memiliki 9,6% saham, PT Tiga Telekomunikasi Indonesia memiliki 10,8% saham, dan pemegang saham publik lainnya memiliki kira-kira 14,0% saham.Menyusul transaksi di atas, Para Pihak akan masing-masing memiliki 50% dari Ooredoo Asia, yang akan diberi nama baru yaitu Ooredoo Hutchison Asia dan memiliki 65,6% saham dan kendali atas Indosat Ooredoo Hutchison.

Tonton juga Video: Ini Kata Young Investor Pilih Kripto atau Saham

[Gambas:Video 20detik]



(das/eds)