IHSG dan Bursa Asia Kompak 'Kebakaran'

Tim Detikcom - detikFinance
Senin, 20 Sep 2021 09:06 WIB
Mengakhiri perdagangan akhir pekan, Jumat (19/2/2016), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup jatuh 81,234 poin (1,70%) ke level 4.697,560.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini melemah. Pelemahan IHSG juga senada dengan pergerakan bursa Asia yang bergerak di zona merah pagi ini.

Mengutip data RTI, Senin (20/9/2021) IHSG melemah 5 poin (0,09%) ke level 6.127,615. Sementara indeks LQ45 melemah 1,1 poin ke 861,2.

Pada pukul 09.05, IHSG kembali melanjutkan pelemahan 20 poin (0,30%) ke 6.114,431.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 34,584.88 (-0.48%), NASDAQ ditutup 15,044.00 (-0.91%), S&P 500 ditutup 4,432.99 (-0.91%). Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street turun tajam dilanda aksi jual yang besar pada perdagangan hari Jumat.

Penurunan dalam Wall Street dipicu kekhawatiran kenaikan pajak perusahaan, meluasnya varian Delta Covid-19, dan kemungkinan terjadinya pergeseran kebijakan The Fed terkait timeline untuk tapering. Potensi kenaikan pajak perusahaan dapat memakan pendapatan juga membebani pasar, dengan sejumlah politisi terkemuka Demokrat berusaha menaikkan tarif pajak tertinggi pada perusahaan menjadi 26,5% dari 21% saat ini.

Bursa Asia juga bergerak negatif pagi ini.

Berikut pergerakan bursa Asia:

Indeks Nikkei belum membuka perdagangan
Indeks Hang Seng anjlok 684 poin ke 24.236.
Indeks Shanghai belum membuka perdagangan
Indeks Strait Times melemah 3 poin ke 3.067.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)