Komisarisnya Jadi Direktur di Brantas Abipraya, Anak Usaha BUMN Rombak Manajemen

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 24 Sep 2021 12:15 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT PP Presisi Tbk (PPRE) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2021 menyetujui untuk memberhentikan dengan hormat Muhammad Toha Fauzi sebagai Komisaris sehubungan dengan penunjukannya sebagai Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya (Persero).

Komisaris Utama PT PP Presisi Tbk, Yul Ari Pramuraharjo, memaparkan bahwa PP Presisi berhasil memperoleh kontrak baru sebesar Rp3,5 triliun hingga Agustus 2021, meningkat sebesar 103% year on year dari Rp1,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu yang mana 32% merupakan kontrak jasa pertambangan

"Perolehan kontrak baru dari jasa pertambangan merupakan prestasi Perseroan yang akan menjadikan lini bisnis jasa pertambangan sebagai sumber recurring income sekaligus sebagai mitigasi risiko bisnis sektor konstruksi," katanya, dikutip dari keterbukaan informasi, Jumat (24/9/2021).

Sehingga susunan Dewan Komisaris dan Direksi terhitung sejak ditutupnya RUPSLB ini, untuk masa jabatan 5 tahun, sebagai berikut :

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Yul Ari Pramuraharjo

Komisaris : Sumardi

Komisaris Independen : Indra Jaya Rajagukguk

Direksi

Direktur Utama: Rully Noviandar

Direktur : Benny Pidakso

Direktur : M. Wira Zukhrial

Direktur : Muhammad Darwis Hamzah

(aid/fdl)