Emiten Teknologi Masuk Daftar Efek Syariah, Intip Prospeknya

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 27 Sep 2021 21:16 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) yang bergerak dalam bidang penyedia solusi software Enterprise Resource Planning (ERP) disebut-sebut memiliki prospek cerah. Belum lagi emiten yang ber-DNA startup itu masuk dalam daftar saham syariah.

Pengamat Pasar Modal Syariah Arwani Pranajaya mengatakan salah satu daya tarik saham RUNS adalah penetapannya masuk efek syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Nomor: KEP - 49/D.04/2021 tentang Penetapan Saham PT Global Sukses Solusi Tbk. (RUNS) sebagai Efek Syariah.

"Sehingga ini lebih membuka akses terhadap dana kelolaaan berbasis syariah untuk berperan serta dalam perkembangan di tanah air," terangnya dalam keterangan tertulis, Senin (27/9/2021).

Dari segi bisnis Arwani menilai bisnis ERP masih memiliki peluang yang sangat cerah. Bahkan menurutnya ERP masuk dalam kategori jenis bisnis blue ocean.

"Pernah menonton film The Matrix Reloaded (thn 2003), masih ingat dg tokoh kuncinya, bernama Oracle? Saya tentu sedang tak membahas film, atau pun sang tokoh tersebut di sini. Ya betul sekali, Oracle adalah salah satu nama yang dipakai untuk ERP, selain produk Microsoft lainnya, atau yg tersohor SAP (besutan Jerman). Merekalah para pemain global dijagat dunia persilatan selama ini," tuturnya.

Dia menjelaskan bisnis ERP memiliki pengertian yang jauh lebih luas dan integral dari hanya sekadar sebagai sistem akuntansi belaka. ERP mencakup banyak aspek seperti purchasing, HRD, budgeting, CRM, dan sebagainya. Intinya melaui ERP sebuah laporan dapat tersedia hanya hitungan menit.

Menurut Arwani, anak usaha dari Telkom ini sebenarnya sudah membuktikan. Sebagai sebuah startup RUNS berani melakukan IPO karena yakin memiliki prospek cerah di Indonesia.

(das/dna)