Bursa Asia 'Kebakaran', IHSG Mengekor ke Level 6.337

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 05 Okt 2021 09:04 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 8 poin (0,1%) ke level 6.337. Indeks LQ45 berkurang 1 poin (0,1%) ke level 909.

Sementara nilai tukar kurs dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.235. Demikian dikutip dari data RTI, Selasa (5/10/2021).

Sebelumnya pada pra pembukaan, IHSG turun 5 poin (0,08%) ke level 6.337. Indeks LQ45 juga ikut turun 1 poin (0,13%) ke 909.

Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 34,002.92 (-0.94%), NASDAQ ditutup 14,255.50 (-2.14%), S&P 500 ditutup 4,300.46 (-1.30%).

Wall Street berakhir turun tajam pada perdagangan Senin karena investor membuang Big Tech dan saham pertumbuhan lainnya dalam menghadapi kenaikan imbal hasil US Treasury. Sementara kekhawatiran tentang potensi default utang pemerintah Amerika Serikat (AS) juga membayangi.

Imbal hasil US Treasury naik karena investor khawatir tentang kurangnya perbaikan plafon utang di Kongres AS dan menantikan rilis data ketenagakerjaan September minggu ini, yang dapat membuka jalan bagi pengurangan pembelian aset Federal Reserve.

Mayoritas bursa Asia pagi ini bergerak negatif. Berikut pergerakannya:

  • Indeks Nikkei 225 turun 887 poin ke 27.564
  • Indeks Hang Seng turun 198 poin ke 23.838
  • Indeks Shanghai libur
  • Indeks Strait Times berkurang 38 poin 3.051
(eds/eds)