Bareskrim Polri Sebut Tak Ada Aduan Masyarakat soal Ajaib Sekuritas

Angga Laraspati - detikFinance
Kamis, 07 Okt 2021 11:52 WIB
Startup fintech Ajaib jadi startup ke-7 yang bergelar unicorn di Indonesia.
Foto: Dok. Ajaib
Jakarta -

Bareskrim Mabes Polri menyatakan tidak ada laporan ataupun aduan masyarakat mengenai keamanan data nasabah Ajaib Sekuritas. Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi- Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Helmy Santika bila nanti ada laporan akan ditangani secara transparan.

"Sampai dengan saat ini laporan secara resmi belum ada. Kalau pun ada, pasti akan ditangani secara objektif dan transparan," ujar Brigjen Helmy Santika dikutip dari CNBC Indonesia, Kamis (7/10/2021).

Hal ini dinyatakan Bareskrim untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang menyatakan pihaknya sedang menyelidiki Ajaib Sekuritas. Helmy Santika pun mengingatkan agar semua platform digital membangun sistem proteksi sedemikian rupa untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pelanggannya.

Sementara itu, Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) sekaligus Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tongam Lumban Tobing mengingatkan agar semua pengaduan terhadap lembaga keuangan ke OJK dilakukan melalui contact center 157, bukan sosial media.

"Pengaduan mengenai entitas yang berizin di OJK agar ditujukan ke Contact Center 157," ujar Tongam.

Sebelumnya, pengacara Ajaib Sekuritas Juniver Girsang menyatakan pemberitaan beberapa media terkait dugaan pengambilan data nasabah Ajaib tidak benar.

Dalam Surat Bantahan kepada sejumlah media, Juniver Girsang menyebutkan pihak klien sudah mengonfirmasi tidak pernah ada pembukaan akun pada aplikasi Ajaib yang berhasil dilakukan dengan menggunakan alamat email milik Ignatius Danang.

Pihak Ignatius Danang juga menyatakan bahwa pernah mempunyai masalah dengan Ajaib. Namun ada media yang mengutip cuitan Ignatius Danang pada bulan Juli 2021 lalu dan membuat berita tidak benar hanya berdasarkan cuitannya itu pada tanggal 2 Oktober 2021.

Ignatius Danang juga sangat keberatan namanya dikutip tanpa konfirmasi atau adanya proses interview. Dalam Surat Bantahan tersebut juga, Juniver menyebutkan pada tanggal 3 Oktober 2021, Ignatius Danang menyampaikan keberatannya melalui email yang dikirimkan kepada redaksi media tersebut yang menegaskan Ignatius Danang tidak pernah melakukan klarifikasi ataupun melaporkan permasalahan tersebut kepada redaksi artikel.

Ignatius Danang juga telah meminta media tersebut untuk menurunkan berita tersebut agar tidak terjadi kesalahpahaman.



Simak Video "Bareskrim Bongkar Pabrik Psikotropika di Yogya"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)