Adira Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar

Adira Finance akan Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar

- detikFinance
Sabtu, 15 Apr 2006 21:56 WIB
Jakarta - Adira Finance akan menerbitkan Obligasi Adira Dinamika Multi Finance II tahun 2006 dengan tingkat bunga tetap. Obligasi itu terdiri dari 3 seri, yaitu Obligasi Seri A, Seri B dan Seri C yang diterbitkan tanpa warkat dan masing-masing berjangka waktu 3 (tiga), 4 (empat) dan 5 (lima) tahun senilai Rp 750 miliar.Demikian diungkapkan Stanley Atmadja, Direktur Utama PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Sabtu (15/04/06) menjelang public expose yang akan diadakan Rabu, 19 April 2006 nanti.Obligasi kedua ini ditujukan untuk kegiatan pembiayaan kendaraan bermotor sesuai dengan kegiatan usaha utama dan kebijakan keuangan Adira Finance. Dalam rencana penerbitan obligasi ini, Adira Finance telah menunjuk 3 perusahaan sekuritas yaitu PT Bahana Securities, PT Indo Premier Securities dan PT Standard Chartered Securities Indonesia yang akan membantu Adira Finance dalam mensukseskan emisi ini.Adapun laba bersih perseroan pada tahun 2005 adalah sebesar Rp 476,37 miliar mengalami peningkatan sebesar 58 persen Rp 175,02 miliar dibandingkan dengan tahun 2004 yaitu sejumlah Rp 301,35 miliar dengan tingkat pengembalian aktiva (ROA) 29,5 persen dan tingkat pengembalian modal (ROE) 78,3 persen. Laba dan pertumbuhan tersebut merupakan yang tertinggi di antara perusahaan multifinance lainnya. Hasil ini mencerminkan tingkat produktivitas dan profitabilitas Adira Finance yang sangat tinggi. Peningkatan laba bersih sejalan dengan meningkatnya pendapatan Adira Finance, terutama dari jumlah unit pembiayaan bersama (joint financing) yang merupakan kerjasama perseroan dengan industri perbankan. Meningkatnya unit pembiayaan tersebut juga didukung oleh semakin membaiknya perekonomian Indonesia terutama sektor industri sepeda motor yang terkait langsung dengan kegiatan pembiayaan Adira Finance. Sepanjang tahun 2005 Adira Finance telah membiayai 638.770 unit sepeda motor senilai Rp 5,97 triliun dan 38.924 unit mobil dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 2,65 triliun. Pembiayaan yang dilakukan meliputi kendaraan bermotor baru maupun bekas dari berbagai merek. Pada akhir tahun 2005, perseroan mengelola piutang sebesar Rp 10,2 triliun, meningkat 42 persen dibandingkan tahun 2004, dengan total nasabah sebesar 1,2 juta orang. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads