Reksa Dana Terproteksi Tumbuh 20%

Triwulan I-2006

Reksa Dana Terproteksi Tumbuh 20%

- detikFinance
Rabu, 19 Apr 2006 12:12 WIB
Jakarta - Pertumbuhan reksa dana terproteksi selama 3 bulan terakhir mengalami kenaikan 20 persen. Hingga akhir Maret 2006, dana kelolaan reksa dana terproteksi mencapai Rp 3,6 triliun. Sementara total dana kelolaan industsri reksa dana Indonesia hingga Maret 2006 mencapai Rp 28 triliun. Dana kelolaan reksa dana merosot drastis sejak terjadinya badai redemption pada Agustus-September tahun lalu dari semula Rp 80 triliun. "Melihat perkembangan reksa dana terproteksi kemungkinan produk reksa dana terproteksi bisa menjadi pendorong bagi kembalinya industri reksa dana Indonesia," kata Presdir PT Fortis Investment Eko P Pratomo.Hal itu diungkapkan Eko disela acara peluncuran reksa terproteksi kedua PT Fortis Investment yang diberi nama Fortis Protekplus II, di Gedung World Trade Center (WTC), Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu 919/4/2006).Eko memaparkan, reksa dana pasar uang dan obligasi dalam tiga bulan terakhir menunjukan nilai aktiva bersih (NAB) positif. Sedangkan reksa dana saham dan campuran yang tahun lalu naik, saat ini terjadi penurunaan NAB."Penurunan reksa dana saham dan campuran karena mungkin melihat adanya peluang profit taking, karena indeks sudah sedemikian kuat," kata Eko.Sementara itu reksa dana Fortis Protekplus II yang diluncurkan kali ini memiliki jangka waktu 2 tahun empat bulan, dengan dividen tetap 12,4 persen dan dividen variabel antara 0-30 persen .Dividen tetap dibayarkan pada tahun pertama dan dividen variabel dibayar saat jatuh tempo 25 Agutus 2008.Menurut Eko, reksa dana Fortis Protekplus II memiliki dividen yang lebih besar dari produk sebelumnya karena memiliki jangka waktu yang lebih panjang. Sebelumnya, reksa dana reksa dana Fortis Protekplus I hanya memiliki jangka waktu 1 tahun 11 bulan, dengan dividen tetap 11 persen dan dividen variabel 29 persen. Saat ini dana kelolaan reksa dana Fortis Protekplus I mencapai Rp 235 miliar. Eko menjelaskan, bunga dividen reksa dana Fortis Protekplus II yang sebesar 12,4 persen memang dibawah deposito. Hal ini karena tren kedepan ada kemungkinan suku bunga akan turun sampai dibawah 10 persen. "Lagi pula 12,4 persen itu net, sedangkan gross-nya sekitar 15 persen," tukas Eko.Seperti produk sebelumnya reksa dana Fortis Protekplus II diinvestasikan dalam 20 saham global antara lain Alcatel, ConocoPhilips, dan Toyota Motor Corp. Masa penawaran reksa dana Fortis Protekplus II dilakukan pada 12 April sampai 8 Mei 2006. "Kalau ada salah satu diantara 20 saham tersebut turun lebih dari 20 persen dari nilai awal, maka akan mengurangi kinerja keseluruhan sebesar 6 persen," ujar Eko. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads