Asing Serbu Saham Blue Chip, IHSG Melesat 35 Poin

Asing Serbu Saham Blue Chip, IHSG Melesat 35 Poin

- detikFinance
Rabu, 19 Apr 2006 16:52 WIB
Jakarta - Investor asing masih terus melanjutkan pembelian saham-saham blue chip (unggulan) yang mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tajam 35,852 poin (2,53%) ke level 1.453,227.Transaksi saham pada perdagangan Rabu (19/4/2006) sangat bergairah, karena sentimen positif atas kebijakan perusahaan dana pensiun terbesar di Amerika Serikat, California Public Employees Retirement System (Calpers), yang memasukkan Indonesia sebagai tujuan investasinya.Calpers memasukkan Indonesia dalam daftar 19 negara tujuan investasi. Rencana ini telah memicu semangat beli pemain asing dan lokal di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan membawa IHSG mencapai rekor tertingginya."Kenaikan indeks masih didorong oleh sentimen masuknya Calpers, mungkin dana pensiun itu memasukkan Indonesia karena country risk-nya berkurang, rupiah juga mengalami apresiasi," kata Alifiansyh, analis dari Sinarmas Sekuritas.Selain itu, posisi cadangan devisa RI yang menguat dan rencana pembagian dividen oleh emiten menjadi sentimen positif yang ikut membonceng.Namun Alfian khawatir, kondisi indeks ini sudah rawan dan memasuki posisi jenuh beli. "Kalaupun ada penurunan itu lewat technical correction karena sentimen negatif belum ada yang bisa mengalihkan," tutur Alfian. Dia melihat setelah tembusnya level psikologis 1.450, IHSG akan menuju resistance 1.467 yang jika tertembus berpeluang ke level 1.500. Indeks LQ-45 naik 9,739 poin pada level 325,357, Jakarta Islamic Index (JII) naik 6,556 poin pada level 255,856, Main Board Index (MBX) naik 11,106 poin pada level 403,024 dan Development Board Index (DBX) naik 1,931 poin pada level 269,034.Perdagangan di seluruh pasar berlangsung sangat ramai dengan nilai perdagangan lebih dari Rp 3 triliun. Tercatat jumlah transaksi sebanyak 34.339 kali, pada volume 3,786 miliar unit saham, senilai Rp 3,559 triliun.Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 89 saham naik, 48 saham turun dan 84 saham stagnan.Saham-saham blue chip mendominasi kenaikan harga di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 700 menjadi Rp 12.950, United Tractors (UNTR) naik Rp 350 menjadi Rp 5.600, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 350 menjadi Rp 5.950, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 250 menjadi Rp 10.450, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 250 menjadi Rp 5.700, Indosat (ISAT) naik Rp 175 menjadi Rp 5.200 dan Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 7.600.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) turun Rp 70 menjadi Rp 1.320, Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) turun Rp 30 menjadi Rp 1.140, Pabrik Kertas Tjiwi Kimia (TKIM) turun Rp 25 menjadi Rp 3.025, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 20 menjadi Rp 970 dan Bank Internasional Indonesia (BBNI) turun Rp 5 menjadi Rp 180. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads