Wah! Laba PGN Naik 436%, Jadi Rp 4 T

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 31 Okt 2021 19:01 WIB
PGN
Foto: dok. PGN
Jakarta -

PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk sebagai Subholding Gas PT Pertamina (Persero) berhasil meraup laba bersih US$ 286,2 juta atau setara Rp 4,4 triliun (kurs Rp 14.132) pada kuartal III-2021. Perolehan itu meningkat 436% dibanding periode yang sama tahun lalu yang sebesar US$ 53,3 juta atau Rp 753,2 miliar.

Keuntungan itu bisa dikantongi PGN karena total pendapatan perusahaan mencapai US$ 2,25 miliar atau setara Rp 31,7 triliun, naik 4,56% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto mengatakan pihaknya dapat menjaga peningkatan kinerja operasional dengan tren positif melalui upaya strategis yang diambil oleh perseroan di tengah ketidakpastian kondisi global dan nasional akibat pandemi.

"Dengan semangat energizing you, PGN berusaha mengoptimalkan setiap peluang gas bumi melalui program gasifikasi untuk jargas, kilang, pembangkit listrik, industri tertentu, retail dan industri tertentu, sektor maritim dan darat, yang merupakan fokus perusahaan saat ini dan ke depan," kata Haryo dalam keterangan tertulis dikutip detikcom, Minggu (31/10/2021).

Kinerja tersebut dibukukan dari kinerja volume niaga gas selama periode Januari-September 2021 sebesar 873 BBTUD dan naik jika dibandingkan volume niaga gas Triwulan III-2020 sebesar 812 BBTUD (YoY). Untuk volume transmisi pada periode yang sama tahun 2021 sebesar 1.238 MMSCFD.

Selain itu, PGN mencetak volume upstream sebesar 6,46 MMBOE, Regasification sebesar 88 BBTUD, LPG Processing sebesar 101 TPD, dan Oil Transport sebesar 9.301 BOEPD.

Perseroan juga dapat meningkatkan pangsa pasar melalui penambahan jumlah pelanggan di berbagai sektor. Sampai triwulan III-2021, pihaknya telah melayani lebih dari 600.000 pelanggan dengan cakupan jaringan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 10.760 km.

"Program restrukturisasi Holding Migas juga telah menunjukkan perkembangan positif bagi peningkatan kinerja Subholding Gas, termasuk integrasi dan optimalisasi layanan energi di dalam grup Holding Migas, "tutup Haryo.


Tonton juga video Viral kuliner akhir pekan di bawah ini:

[Gambas:Video 20detik]



(aid/dna)