Eforia Masuknya Dana Asing
IHSG Kembali Menanjak ke 1.464
Kamis, 20 Apr 2006 16:37 WIB
Jakarta - Perburuan saham unggulan belum terhenti. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Kamis (20/4/2006) kembali menanjak 11,301 poin ke level tertingginya 1.464,528.Eforia masuknya dana asing yang begitu kuat memicu tingginya nilai transaksi yang mencapai Rp 3,7 triliun. Pasar saham di Indonesia dinilai sangat menjanjikan karena telah masuk radar oleh para pemilik modal internasional.Sinyal tersebut sudah dilakukan oleh dana pensiun terbesar AS The California Public Employees Retirement System (Calpers) yang yang memasukkan Indonesia sebagai salah satu negara tujuan investasi.Indeks LQ-45 naik 2,813 poin pada level 328,170, Jakarta Islamic Index (JII) naik 1,558 poin pada level 257,414, Main Board Index (MBX) naik 3,574 poin pada level 406,598 dan Development Board Index (DBX) naik 0,312 poin pada level 269,346.Perdagangan di seluruh pasar berlangsung ramai dengan transaksi yang terjadi sebanyak 39.521 kali, pada volume 4,067 miliar unit saham, senilai Rp 3,718 triliun. Dari Jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 88 saham naik, 56 saham turun dan 77 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer adalah, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 450 menjadi Rp 10.900, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 7.750, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 125 menjadi Rp 4.925, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 100 menjadi Rp 2.250 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 100 menjadi Rp 5.800.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 550 menjadi Rp 12.400, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 200 menjadi Rp 5.750, United Tractors (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 5.450, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.150 dan Bakrie & Brothers (BNBR) turun Rp 5 menjadi Rp 165.
(ir/)











































