Dinilai Sudah Over Value
Rupiah Makin Mantap di 8.880/US$
Jumat, 21 Apr 2006 17:52 WIB
Jakarta - Penguatan rupiah masih belum terhenti. Pada penutupan Jumat akhir pekan ini (21/4/2006), rupiah makin mantap di posisi 8.880 per dolar AS atau menguat 10 poin dibanding Kamis kemarin (20/4/2006) di level 8.890.Meski saat ini rupiah dinilai sudah terlalu over value, aksi tukar dolar oleh investor asing tetap menjadi pemicu penguatan kali ini. Posisi rupiah ini merupakan level tertinggi sejak 12 Juli 2004 yang saat itu ada 8.810/US$.Drajad Wibowo, anggota Komisi XI DPR mengatakan, penguatan rupiah yang mencapai level Rp 8.880 sudah over value. Penguatan rupiah mencerminkan tingginya aksi spekulasi terhadap rupiah."Jadi kalau spekulasinya tinggi begitu nanti berbahaya. Menguat pada titik tertentu habis itu akan kembali lagi," ujar Dradjad usai mendampingi kunjungan Amien Rais ke kantor detikcom, Jumat (21/4/2006).Menurut Dradjad, nilai tukar rupiah yang aman adalah pada level 9.200-9.300 per dolar AS. Nilai tukar pada level tersebut tidak akan merugikan eksportir maupun importir."Kalau kondisi sekarang sudah hypervalue. Ada kekuatan yang tidak wajar kalau hypervalue," katanya.Pemerintah pun diminta tidak buru-buru merevisi asumsi nilai tukar dalam APBN 2006 karena penguatan rupiah masih relatif sementara. "Kalau untuk merubah asumsi tidak terlalu mendesak," katanya.
(ir/)











































