IHSG Menguat Senada dengan Bursa Asia

Tim Detikcom - detikFinance
Kamis, 11 Nov 2021 09:09 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat 8,3 poin (0,13%) ke level 6.691. Indeks LQ45 juga menguat 1,5 poin (0,16%) ke level 959.

Demikian dikutip dari data RTI, Kamis (11/11/2021).

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 36,079.94 (-0.66%), NASDAQ ditutup 15,662.70 (-1.41%), S&P 500 ditutup 4,646.71 (-0.82%). Wall Street ditutup melemah cukup signifikan karena melonjaknya harga konsumen menahan selera risiko investor.

Kenaikan harga konsumen memicu kekhawatiran gelombang inflasi panas yang berkepanjangan. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga konsumen (CPI) naik lebih tinggi ketimbang perkiraan sebesar 0,9%. CPI naik pada laju tertinggi tahunan dalam 31 tahun terakhir.

Laporan tersebut mengisyaratkan bahwa rantai pasokan global yang terus-menerus kusut dapat mengakibatkan gelombang inflasi. Gangguan rantai pasok membutuhkan waktu lebih lama untuk mereda daripada yang diharapkan banyak orang, termasuk Federal Reserve.

Berikut pergerakan Bursa Asia pada pagi ini:

Indeks Nikkei menguat 200 poin ke 29.307
Indeks Hang Seng bertambah 73 poin ke 25.070
Indeks Shanghai menguat 22 poin ke 3.515
Indeks Strait Times berkurang 11 poin ke 3.219



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)