Wijaya Karya IPO 35% Saham Juni
Senin, 24 Apr 2006 09:53 WIB
Jakarta - Perusahaan BUMN konstruksi PT wijaya Karya (WIKA), berencana melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) 35 persen sahamnya pada Juni 2006.Dari IPO tersebut, perseroan berharap dapat meraup dana sekitar Rp 600 miliar. Dana hasil IPO tersebut juga rencananya akan digunakan untuk ekspansi perseron. "Dalam IPO kita rencananya 35 persen, termasuk saham-saham untuk karyawan (MSOP) atau untuk manajemen," kata Direktur Utama WIKA A Sutjipto usai penyerahan nominasi Business Review di Hotel Mulia, Senayan akhir pekan lalu.Dengan IPO ini, diharapkan modal perseroan meningkat dari dari Rp 329 miliar per akhir tahun 2005 menjadi Rp Rp 950 miliar."Dana yang ada dari hasil IPO bisa digunakan untuk mengikuti beberapa investasi bekerja sama dengan investor-investor yang lain," kata Sutjipto.Saat ini perseroan tengah menunggu persetujuan dari para pemegang saham. Penjamin dan penasihat legal juga akan ditenderkan kemudian."Kami sedang berusaha untuk memproses itu. Harapan kami kalau semua lancar bulan Juni, dengan memakai laporan keuangan tahun 2005. Kalau semua lancar, karena sebagai BUMN prosesnya tidak seperti swasta," jelas Sutjipto.Dalam kesempatan yang sama Sutjipto juga menyatakan perseroannya berminat untuk berinvetasi dalam pembangkit listrik berbahan bakar batu bara. Perseroan berniat untuk mengikuti tender yang dilakukan PLN kelak."Kalau 300 MW itu kira-kira US$ 300 juta. Kalau 600 MW itu US$ 600 juta, jadi US$ 1 juta untuk 1 MW. Penawaran kita kemarin agak lebih murah katanya, kira-kira US$ 800 ribu per MW," kata Sutjipto.Nantinya perseroan juga akan membentuk konsorsium untuk membangun pembangkit.
(ir/)











































