Terpopuler Sepekan

Eh GoTo! Ada Usul Nama Nih dari Netizen

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 14 Nov 2021 21:46 WIB
GoTo, grup teknologi terbesar di Indonesia yang menaungi Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial, memperkokoh komitmennya mendorong UMKM agar semakin berdaya dan berjaya lewat gerakan #BangkitBersama. Gerakan yang dimulai dari daerah ini terdiri dari inisiatif lengkap dan holistik supaya produk UMKM menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia
Foto: Dok. GoTo
Jakarta -

Jelang rencana pencatatan saham perusahaan gabungan Gojek dan Tokopedia, yaitu GoTo malah diterpa kabar tidak sedap. Merek yang jadi akronim Gojek dan Tokopedia tersebut digugat oleh sebuah perusahaan keuangan bernama PT Terbit Financial Technology.

Menariknya, nilai gugatan yang diajukan tidak tanggung-tanggung, sampai Rp 2 triliun!

Gugatan ini dilayangkan pada 2 November 2021, dengan nomor perkara 71/Pdt.Sus-HKI/Merek/2021/PN Niaga Jkt.Pst. Mochammad Fatoni ditunjuk jadi kuasa hukum Terbit Financial Technology selaku penggugat.

Tergugat dalam kasus ini adalah PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek) dan PT Tokopedia. Keduanya diminta membayar ganti rugi hingga Rp 2 triliun lebih.

Netizen pun langsung merespons kabar ini dengan berbagai komentar. Komentar paling banyak adalah menyarankan GoTo untuk ganti nama saja.
VDO.AI

Misalnya saran dari pembaca detikcom dengan akun bernama ree yang memberi contoh nama-nama lain yang bisa dipakai oleh GoTo.

"Gopedia, godia, godi, jekto, jekgo, ngoped, govroo, goro, gotoko, jeko, geko, gopo, gp, ngoped, gopro ," katanya dikutip dari kolom komentar detikcom seperti dikutip Minggu (14/11/2021).

Beberapa pembaca lain juga ikut berkomentar dan memberi saran. Lihat di halaman berikutnya.

"Ganti jadi yg lain lah, misalnya Go-On atau seperti saran2 netizen lain," kata akun bernama Pembaca2013.

"Ha ha ha...lucu coooy. Udeh, yg gede ngalah aja...ganti aja jadi Goped. Nama Udeh gede ga bakalan rugi. Yg punya goto silahkan pake sepuas ente...," kata akun bernama Belekok Samidin.

Gojek dan Tokopedia memang sebelumnya melakukan merger per 17 Mei yang lalu. GoTo dipilih menjadi nama yang digunakan pada perusahaan gabungan dua perusahaan startup nasional ini.

detikcom sudah berusaha mengontak pihak Gojek dan Tokopedia untuk mengkonfirmasi gugatan ini, tapi belum berhasil terhubung.

(hal/dna)