Kebut Tol Solo-Yogya, Adhi Karya Disuntik Negara Rp 1,9 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 17 Nov 2021 12:07 WIB
Warga Dukuh Klinggen, Boyolali yang terdampak Tol Yogya-Solo, akhirnya menerima ganti rugi pembebasan lahan. Sebelumnya, warga sempat memasang baliho meminta ganti rugi.
Foto: Ragil Ajiyanto
Jakarta -

PT Adhi Karya (Persero) Tbk akan memperoleh penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 1,9 triliun pada tahun depan. Rencananya, suntikan modal negara itu untuk investasi sejumlah proyek.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi mengatakan, PMN itu di antaranya untuk penyertaan modal pada proyek Tol Yogyakarta-Solo dan Yogyakarta-Bawen.

"Kami merencanakan insyaallah bisa dicapai tahun depan itu ada tambahan PMN sebesar Rp 1,976 triliun, Rp 1,9 triliun dan ini penggunaannya untuk penyertaan modal di beberapa proyek-proyek investasi kita, seperti Solo-Jogja, Jogja-Bawen dan Karian," katanya dalam Public Expose, Rabu (17/11/2021).

Perseroan juga akan menggelar rights issue. Rencananya, perolehan dana aksi korporasi ini untuk tambahan modal kerja.

"Dan sisa dari dana rights issue-nya akan kami gunakan sebagian modal kerja, sebagian tambahan-tambahan penyertaan investasi di proyek-proyek yang kami miliki," sambungnya.

Dia menuturkan, Adhi Karya juga akan melakukan penguatan modal. Langkah yang ditempuh perusahaan adalah menawarkan saham anak usaha ke publik.

"Untuk perkuatan equity yang kebetulan saat ini equity Adhi Karya masih sangat terbatas dibandingkan dengan yang lainnya. Salah satu upayanya yang sedang kami lakukan akhir tahun ini untuk mengembangkan ADCP, anak perusahaan sehubungan dengan selesainya pekerjaan LRT kami dorong untuk melakukan penawaran umum," terangnya.

"Sehingga nanti ada kekuatan tambahan equity untuk mengembangkan ADCP untuk bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi, disamping untuk Adhi ini adalah tambahan untuk equity," sambungnya.

(acd/eds)