Rupiah Sentuh Level 8.800/US$
Selasa, 25 Apr 2006 10:08 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terus melaju. Dana-dana dari investor asing terus masuk untuk belanja saham dan portofolio investasinya. Ditambah sentimen rontoknya dolar di pasar global, rupiah diprediksi kian merajalela.Pada awal perdagangan Selasa (25/4/2006), rupiah dibuka langsung menguat tajam ke level 8.800/8.805 per dolar AS. Level tersebut berarti terbaik sejak Juli 2004.Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah berhasil meraih posisi terbaik dalam 21 bulan di level 8.840 per dolar AS, setelah sempat menembus level 8.820 per dolar AS.Dengan maraknya kembali belanja saham, rupiah diprediksi terus melaju. Namun laju itu akan sedikit terhambat oleh faktor demand dari korporasi dan importir untuk kebutuhan dolar rutin menjelang akhir bulan.Sementara di pasar global, dolar AS kembali tumbang dipicu oleh pernyataan negara-negara kaya G7 yang menyerukan apresiasi mata uang Cina, Yuan.Tercatat euro melonjak hingga posisi tertingginya sejak September 2005 di posisi 1,2410 dolar. Sementara yen mencapai posisi 114,88 dolar, yang merupakan tertinggi sejak Januari 2006."Kami mendengar lagi dan lagi tentang Cina, dan hal itu lebih dari cukup untuk membuat dolar kembali merosot," ujar Neil Mellor, analis valas dari Bank of New York seperti dikutip dari AFP.
(qom/)











































