IHSG Terbang ke Level Baru 1.481
Rabu, 26 Apr 2006 16:45 WIB
Jakarta - Investor asing masih bersemangat merogoh koceknya untuk membeli saham-saham favorit di lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ). Pada penutupan perdagangan Rabu (26/4/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tajam 22,935 poin (1,57%) terbang menuju level tertingginya 1.481,719.Meski rupiah pada perdagangan hari ini terkoreksi 40 poin di level 8.850, namun penurunan ini tidak mempengaruhi pasar saham.Selain terus mengalirnya dana asing, sentimen individu saham juga membonceng berita di positif di bursa. Keluarnya laporan keuangan emiten triwulan I seperti kinerja Perusahaan Gas Negara (PGN) yang meroket menjadi perhatian investor.Pelaku pasar juga mulai mengantisipasi rencana Bank Indonesia yang akan menurunkan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) pada pertengahan tahun. Sementara pada lelang Rabu ini, SBI tetap stabil di level 12,74 persen.Indeks LQ-45 naik 5,238 poin pada level 330,843, Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,528 poin pada level 263,470, Main Board Index (MBX) naik 6,844 poin pada level 410,740 dan Development Board Index (DBX) naik 2,291 poin pada level 275,061.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 36.891 kali, pada volume 3,266 miliar unit saham, senilai Rp 2,764 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 113 saham naik, 38 saham turun dan 77 saham stagnan.Saham-saham yang melejit harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 400 menjadi Rp 12.500, Astra Internasional (ASII) naik Rp 400 menjadi Rp 12.600, Indosat (ISAT) naik Rp 250 menjadi Rp 5.500, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 225 menjadi Rp 3.125, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 7.650 dan Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 80 menjadi Rp 1.030.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 900 menjadi Rp 20.500, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 menjadi Rp 10.950, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 10 menjadi Rp 940, Semen Cibinong (SMCB) turun Rp 10 menjadi Rp 710 dan Matahari Putra Prima (MPPA) turun Rp 10 menjadi Rp 1.000.
(ir/)











































