Fuad Rahmany:
Merger BEJ-BES Harus Cermat
Kamis, 27 Apr 2006 13:55 WIB
Jakarta - Ketua Bapepam yang baru saja dilantik, Fuad Rahmany, mendukung rencana merger Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES). Namun merger itu harus dilakukan dengan cermat, baik dari sisi finansial maupun organisasinya."Sebelum kita laksanakan itu, kita harus melakukan kajian teknis dulu agar semuanya menjadi cermat," tegas Fuad usai acara pelantikan pejabat eselon I di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (27/4/2006). Selain itu, persiapannya juga harus matang dan melalui tahapan-tahapan tertentu. "Tentunya niat kita harus ada RUPS dulu dari BES dan BEJ," tambahnya. Mengenai penyatuan Dirjen Lembaga Keuangan dan Bapepam, hal itu akan dilakukan dalam waktu dekat namun secara bertahap. "Yang penting pelaksanaannya harus cermat, karena sasaran-sasarannya semua sudah ada di master plan," ujar Fuad.Tak lupa, Fuad membeberkan sejumlah rencana ke depan dalam memimpin Bapepam dan Ditjen Lembaga Keuangan sesuai master plan yang telah disusun sebelumnya. "Di antaranya yaitu memperkuat integritas dan kredibilitas pasar. Oleh karena itu, untuk pencapaian itu perlu elemen-elemen pendukung seperti transparansi, kepatuhan serta kode etik pelaku pasar," tandasnya.
(qom/)











































