Gudang Garam Rontokkan Indeks
Kamis, 27 Apr 2006 17:11 WIB
Jakarta - Rontoknya saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) setelah mengumumkan kemerosotan laba, membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat mendekati level 1.500 akhirnya rontok.Pada perdagangan Kamis (27/4/2006), IHSG ditutup melorot hingga 7,110 poin (0,48%) pada level 1.474,609. Padahal di awal perdagangan, IHSG sempat menyentuh level 1.499.Sementara indeks LQ 45 turun 2,273 poin (0,69%) pada level 328,570. JII turun 1,324 poin (0,5%) pada level 262,146, MBX turun 2,368 poin (0,58%) pada level 408,372 dan DBX naik 0,287 poin (0,1%) pada level 275,348.Perdagangan tercatat sebanyak 33.689 kali dengan volume 3.395 juta lembar saham senilai Rp 3,213 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 101 saham turun dan 71 saham stagnan.Saham-saham yang mencatat penurunan terbesar adalah Gudang Garam (GGRM) turun Rp 600 menjadi Rp 10.350, Astra International (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 12.350, Indocement (INTP) turun Rp 250 menjadi Rp 5.100, Bank Danamon (BDMN) turun Rp 100 menjadi Rp 5.300, BCA (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 4.500.Sedangkan saham-saham yang masih mampu mencatat kenaikan harga antara lain PGN (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 12.550, Kalbe Farma naik Rp 70 menjadi Rp 1.540, Inco naik Rp 500 menjadi Rp 21.000m Semen Gresik (SMGR) naik Rp 100 menjadi Rp 27.500.Dalam laporan keuangan kuartal I-2006, Gudang Garam mencatat penurunan laba bersih hingga 50 persen menjadi Rp 255,78 miliar, dibandingkan sebelumnya sebesar Rp 511,68 miliar.
(qom/)











































