ADVERTISEMENT

IPO di Wall Street, Grab Kantongi Dana Segar Rp 63,9 T

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 02 Des 2021 16:48 WIB
Grab Apps
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Perusahaan transportasi berbasis teknologi aplikasi, Grab akan memulai debutnya di bursa saham AS, Wall Street. Proses pencatatan akan dilakukan pada perdagangan Kamis waktu setempat atau nanti malam waktu Indonesia.

Perusahaan asal Asia Tenggara ini melakukan pencatatan sahamnya setelah merger senilai US$ 40 miliar atau setara Rp 568 triliun (kurs Rp 14.200) dengan perusahaan akuisisi tujuan khusus (Special Purpose Acquisition Company/SPAC) yang bernama Altimeter.

Dikutip dari Reuters, Kamis (2/12/2021), melalui merger tersebut, Grab mendapatkan dana segar US$ 4,5 miliar atau setara Rp 63,9 triliun, termasuk suntikan modal dari Altimeter pada April lalu sebesar US$ 750 juta.

Para analis menilai ruang bisnis Grab dalam ranah pengiriman makanan dan layanan keuangan masih cukup besar di Asia Tenggara. Apalagi wilayah ini memiliki jumlah penduduk 650 juta orang.

Nilai ekonomi internet Asia Tenggara juga diperkirakan akan meningkat dua kali lipat menjadi US$ 360 miliar pada tahun 2025. Meskipun Grab tidak sendiri menggarap pasar tersebut, ada Sea Ltd (SE.N) dan Grup GoTo Indonesia.

GoTo sendiri berencana melakukan IPO di dalam negeri pada 2022 setelah menyelesaikan penggalangan dana pribadi senilai US$ 2 miliar.

Tonton juga Video: Sempat Error, Kini Grab Sudah Bisa Pesan Ojol dan GrabFood

[Gambas:Video 20detik]



(das/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT