ADVERTISEMENT

Erick Thohir Bicara Harga Saham Mitratel yang Tertekan, Ini Katanya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 03 Des 2021 15:07 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Kamis (18/03/2021). Rapat tersebut membahas pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.
Foto: Rengga Sencaya
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bicara soal harga saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel. Ia mengatakan saham Mitratel akan terus membaik.

"2021 ada Mitratel yang sudah terjadi hari ini dapat tekanan tapi akan confident," kata Erick saat rapat dengan Komisi VI DPR RI kemarin, ditulis Jumat (3/12/2021).

Sedangkan Telkom sudah mengubah strategi dan bisnisnya. Erick bicara soal fiber optik, data center, hingga cloud.

"Tapi kalau impact Telkom sendiri alhamdulillah dengan perubahan strategi dan perubahan Telkom business to business, Telkom infrastruktur untuk fiber optic, tower, data center, dan cloud yang memang ke depan sangat diperlukan. Sebagai ketahanan digital nasional kita bisa lihat telkom valuasi Rp 411 triliun terbaik selama sejarah telkom berdiri," katanya.

Kembali ke Mitratel, Erick mengatakan, perusahaan bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk menjangkau daerah yang belum terkoneksi internet.

"Mitratel dalam go public sendiri selain untuk memperkuat keuangan tapi kalau dilihat kita terus bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk menjangkau daerah yang belum dapat WiFi atau akses digital. Karena kita tahu sedang hadapi second wave digital hari ini di mana yang namanya edutech, healtech akan masuk," tuturnya.

Sebagai informasi, Mitratel IPO pada Senin (22/11) dengan harga penawaran Rp 800 per lembar. Usai pencatatan saham perdana, harganya turun ke Rp 785 per lembar.

(kil/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT