ADVERTISEMENT

IM2 Tutup, Upah-Insentif Karyawan Masih Menggantung

Siti Fatimah - detikFinance
Selasa, 14 Des 2021 17:30 WIB
Jaksa Eksekusi Rp 1,3 T Kasus Korupsi Indar Atmanto, Aset Indosat IM2 Disita
Foto: dok. Kejagung
Jakarta -

Pembubaran IM2, anak usaha Indosat, berimbas pada nasib karyawan. Ketua Serikat Pekerja Indosat Mega Media (SPIM2) Deni Saputra mengungkapkan, 350 lebih pekerja sudah di PHK pada November lalu dan 98 lainnya terancam di PHK akhir bulan ini.

"Per 30 November ada teman-teman kami jumlahnya lebih dari 350 orang yang berstatus outsourcing telah diputuskan kontraknya, dalam jangka waktu 1 pekan. Mereka bukan orang-orang yang punya tabungan besar, bukan orang-orang yang punya modal hidup besar," kata Deni dalam konferensi pers virtual, Selasa (14/12/2021).

"350 orang lebih yang tadi diputus mereka hanya mendapatkan gaji pokok, tapi tidak mendapatkan upah lembur mereka, tidak mendapatkan insentif, tidak mendapatkan hak-hak lainnya. Itu sesuatu yang tidak adil," sambungnya.

Setelah perusahaan IM2 ditutup, pihak perusahaan dinilai tidak memberikan jaminan atas pemberian upah dan tunjangan lainnya. Serikat pekerja menuntut agar PT Indosat Tbk selaku pemegang saham terbesar di IM2 untuk mengambil tindakan.

"Kami mewakili seluruh pekerja menuntut PT Indosat Tbk mempekerjakan kembali di lingkup Indosat Group. Kami menuntut pemenuhan hak-hak karyawan sesuai perjanjian kerja sama yang masih sah dan masih aktif memuat kesepakatan kedua belah pihak," terang Deni.

Selain itu, dia juga mengungkapkan selama proses korporasi yang berjalan di bulan November, baik PT Indosat Tbk maupun PT Indosat Mega Media (IM2) tidak membahas mengenai hal-hal yang menyangkut karyawan dalam hal status kerja, upah dan pesangon.

"Bahkan upah pun bulan Desember di mana statusnya kami masih karyawan, tidak dijamin dan tidak ada jaminan untuk memenuhi upah di bulan Desember dari PT Indosat Tbk maupun PT Indosat M2," terang Deni

Selanjutnya tentang rencana demo. Langsung klik halaman berikutnya

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT