Laba PT Timah Merosot 80%
Senin, 01 Mei 2006 16:06 WIB
Jakarta - Laba bersih perusahaan tambang PT Timah Tbk di kuartal pertama tahun ini lebih rendah 80 persen menjadi Rp 11,5 miliar dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 57,4 miliar. Laba per saham dasar juga ikut turun menjadi Rp 23 dari Rp 114."Lebih rendahnya laba bersih tersebut terutama disebabkan oleh lebih rendahnya harga logam timah dan lebih tingginya harga pokok penjualan," kata Sekretaris perusahaan, Prasetyo B. Saksono dalam siaran pers, Senin (1/6/2006).Rata-rata harga logam timah yang diterima perseroan pada Kuartal I 2006 lebih rendah 8,7 persen atau sebesar US$ 7,629 per metrik ton. Sementara nilai tukar rata-rata dollar AS terhadap rupiah yang diterima perseroan hanya 0,6 persen lebih tinggi dari tahun sebelumnya.Harga pokok penjualan juga naik 15,7 persen menjadi Rp 607,8 miliar dari Rp 158,2 miliar.Walaupun demikian, volume penjualan perseroan selama triwulan pertama 2006 4,7 persen lebih tinggi dari periode yang sama tahun 2005 sebesar 9.206 metrik ton. Dengan demikian penjualan juga turut terdongkrak sebesar 5,7 persen dari Rp 766 miliar menjadi Rp 809,8 miliar."Penerimaan penjualan sebesar itu terdiri dari penjualan logam timah sebesar 84,5 persen, batubara 14,5 persen dan sisanya dari penjualan keteknikan, jasa pengedokan dan jasa eksplorasi," kata Prasetyo.Meski volume penjualan perseroan tinggi, namun total produksi bijih timah perseroan justru lebih rendah 39,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 6.717 ton Sn. Hal ini akibat langkanya ketersediaan bijih timah darat.
(qom/)











































