Wow! Jumlah Investor Pasar Modal Tembus 7,5 Juta, Ritel Berkuasa

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 30 Des 2021 12:44 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 26 poin mengekor penguatan bursa global semalam. Aksi beli asing kembali muncul setelah kemarin menjual saham. Membuka perdagangan, Rabu (22/10/2014), IHSG menanjak 32,408 poin (0,64%) ke level 5.061,752.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang belum selesai memang masih membuat ketidakpastian di pasar modal. Terlepas dari itu ternyata jumlah investor pasar modal malah meningkat 92,7% dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengatakan sepanjang 2021 jumlah investor di pasar modal Indonesia bertambah sekitar 3,6 juta investor, sehingga jumlahnya jadi 7,48 juta.

"Kita mencatat sedikitnya terdapat penambahan 3,6 juta investor pasar modal baru, sehingga mencapai 7,5 juta investor atau meningkat 92,7%," kata Inarno dalam konferensi pers virtual, Kamis (30/12/2021).

Kenaikan investor pasar modal ini naik 8 kali lipat lebih tinggi dari 2016 yang saat itu jumlah investor pasar modal mencapai 894 ribu. Jumlah investor saham juga bertambah 1,7 juta investor, menjadi 3,4 juta investor.

"Di antara jumlah investor pasar modal itu, jumlah investor saham juga mengalami peningkatan pesat sebanyak 1,7 juta investor jadi 3,4 juta investor. Syukur alhamdulillah ini pencapaian yang tertinggi juga, meningkat lebih dari 100% dalam setahun terakhir ini," tuturnya.

Secara khusus, pertumbuhan investor ritel pada 2021 ditopang oleh kalangan milenial (kelahiran 1981-1996) dan Gen-Z (kelahiran 1997-2012) sebesar 88% dari total investor ritel baru (per November 2021). Lonjakan pertumbuhan jumlah investor ritel turut berdampak terhadap dominasi investor ritel terhadap aktivitas perdagangan harian di BEI yang mencapai 56,2% dari tahun sebelumnya sebesar 48,4%.

Simak juga Video: FinanSiap: Wadah Edukasi Untuk Para Investor Muda

[Gambas:Video 20detik]