BI Bertekad Ubah Hot Money Jadi Cool Money

BI Bertekad Ubah Hot Money Jadi Cool Money

- detikFinance
Kamis, 04 Mei 2006 13:45 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan menjaga hot money alias dana-dana investasi jangka pendek untuk tetap berada di Indonesia. BI bahkan bertekad akan membuat hot money tersebut menjadi warm bahkan menjadi cool money yaitu terjadinya investasi dalam jangka panjang oleh investor asing."Kita akan menjaganya, dan akan secara konsisten mengusahakan supaya yang short term itu menjadi agak warm dan kemudian menjadi cool," kata Gubernur BI Burhanuddin Abdullah disela-sela aksi peduli di SDN 03 Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (4/5/2006).Burhanuddin menjelaskan, upaya untuk mengubah hot money itu akan dilakukan antara lain dengan menjaga iklim investasi agar tetap kondusif dan menarik bagi investor. Dan tugas itu tidak hanya dipikul oleh BI, namun juga pemerintah sebagai penentu kebijakan makro untuk kegairahan dinamika ekonomi dalam negeri.Kebijakan Moneter KetatKebijakan BI yang saat ini masih cenderung ketat, terlihat dengan tingkat suku bunganya yang masih belum berubah pada posisi 12,75%.Dijelaskan Burhanuddin, ruang untuk penurunan suku bunga tersebut saat ini sudah semakin terbuka. Namun BI akan tetap melakukannya secara hati-hati, mengingat masih adanya faktor eksternal yang patut dicermati yaitu terkait masih tingginya harga minyak dunia."Volatilitas eksternal terutama di harga minyak adalah suatu yang sulit diraba dengan baik. Karena itu dalam penurunan suku bunga bank Indonesia akan hati-hati sekali agar tidak terjadi efek sudden reversal dari short term investment," urai Burhanuddin. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads