Dolar Rontok, Rupiah Kian Pede

Dolar Rontok, Rupiah Kian Pede

- detikFinance
Rabu, 10 Mei 2006 17:23 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah kian pede di tengah menguatnya mayoritas mata uang terhadap dolar AS. Penurunan BI rate sebesar 25 basis poin tidak berpengaruh pada rupiah.Pada penutupan perdagangan Rabu (10/5/2006), rupiah menguat hingga level 8.726 per dolar AS. Posisi ini hampir mendekati posisi pada Mei 2004 lalu. Sementara pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah ditutup stabil pada level 8.735 per dolar AS.Dealer menilai, nilai tukar rupiah tetap menarik meski Bank Sentral AS (Federal Reserve/Fed) akan menaikkan suku bunganya sebesar 25 basis poin menjadi 5 persen.Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengambil keputusan soal Fed Fund Rate dalam pertemuan yang berlangsung malam ini. Para ekonomi meyakini, Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin untuk ke-16 kalinya.Namun yang kini menjadi perdebatan adalah apakah Fed akan menghentikan rangkaian kenaikan suku bunga itu. Penantian pelaku pasar atas keputusan soal suku bunga AS membuat dolar AS melorot hingga posisi terendahnya dalam beberapa tahun terakhir. Tercatat dolar AS merosot hingga posisi terendah dalam setahun terakhir terhadap euro. Sementara yen Jepang melonjak hingga posisi tertingginya dalam delapan bulan terakhir menyusul adanya spekulasi bahwa Bank Sentral Jepang akan mulai menaikkan suku bunga overnight mulai Juni. Demikian pula, sejumlah mata uang regional pun terus menguat posisinya terhadap dolar AS."Ini semata-mata dipicu oleh penjualan dolar di luar negeri. Pasar saat ini benar-benar fokus pada apa yang akan dikatakan oleh Fed dalam pertemuan FOMC dan juga laporan treasury foreign," ujar Kamal Sharma, analis valas dari Bank of America seperti dikutip dari Reuters. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads