Rupiah Sukses Menjaga Diri
Kamis, 11 Mei 2006 17:10 WIB
Jakarta - Pelemahan sejumlah mata uang terhadap dolar AS menyeret rupiah. Namun rupiah sukses menahan diri sehingga pelemahannya tidak terlalu drastis. Pada penutupan perdagangan Kamis (11/5/2006), rupiah ditutup melemah tipis pada level 8.735 per dolar AS. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup menguat tajam pada elvel 8.726 per dolar AS.Dolar AS akhirnya rebound setelah dalam beberapa hari terakhir terus menerus mendapat tekanan karena ketidakpastian soal berhentinya rangkaian kenaikan suku bunga AS.Sentimen positif datang dari laporan dua tahunan tentang kebijakan mata uang dunia AS yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan AS. Menkeu AS John Snow mengatakan bahwa Cina dinyatakan tidak bersalah dalam memanipulasi mata uangnya sesuai dengan UU Perdagangan AS.Kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Fed justru sempat melemahkan dolar. Wadirut BCA Jahja Setiadmadja mengatakan, kenaikan Fed Fund Rate justru akan membantu penguatan rupiah dan malah mendukung jatuh tukar dolar AS."Sekarang dolar Amerika hampir jatuh terhadap semua mata uang di dunia. Dan kenaikan The Fed itu sedikit banyak mendukung kejatuhan dolar, tapi tidak terlalu banyak terhadap rupiah," jelas Jahja.
(qom/)











































