Aksi Jual Reda, IHSG Turun 1,7 Poin
Selasa, 16 Mei 2006 16:57 WIB
Jakarta - Meski sempat tenggelam hingga 88,581 poin, pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Selasa (16/5/2006) akhirnya tertahan, dengan turun hanya 1,728 poin (0,12%) ke level 1.427,814.Penurunan indeks mulai terlihat pada 30 menit sebelum penutupan pasar. Aksi jual yang mengganas akhirnya mereda. Sementara bursa regional seperti Indeks Nikkei dan STI Singapura masih melemah cukup tajam. "Penurunan indeks lebih karena terseretnya melemahnya rupiah," kata analis pasar modal Ferry Latuhihin, Selasa (16/5/2006).Menurut Ferry, rata-rata price earning ratio (PER) saham saat ini sebesar 14,4 kali, padahal seharusnya masih 11 kali. Sehingga wajar jika terjadi koreksi untuk konsolidasi.Indeks LQ-45 naik 0,884 poin pada level 317,406, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,614 poin pada level 257,667, Main Board Index (MBX) turun 0,235 poin pada level 395,015 dan Development Board Index (DBX) turun 1,308 poin pada level 268,222.Perdagangan di seluruh pasar pasar berlangsung ramai dengan transaksi yang terjadi sebanyak 47.550 kali, pada volume 4,254 miliar unit saham, senilai Rp 4,403 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransakikan, sebanyak 47 saham naik, 94 saham turun dan 65 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 10.750, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.950, Citra Marga Nushapala Persada (CMNP) turun Rp 30 menjadi Rp 1.000, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 25 menjadi Rp 4.325 dan Matahari Putra Prima (MPPA) turun Rp 20 menjadi Rp 920.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 menjadi Rp 3.650, United Tractors (UNTR) naik Rp 200 menjadi Rp 5.650, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 75 menjadi Rp 4.100, Indosat (ISAT) naik Rp 50 menjadi Rp 5.200 dan Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 12.250.
(ir/)











































