Rupiah Angkat IHSG 34 Poin
Rabu, 17 Mei 2006 16:59 WIB
Jakarta -
Kembalinya rupiah ke level 8.900 per dolar AS, memberikan kepercayaan kepada investor untuk kembali mengoleksi saham-saham blue chip.Pada penutupan Rabu (17/5/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 34,344 (2,41%) menuju level 1.462,158."Regional dan rupiah menjadi pemicu kembalinya investor membeli saham," kata Rohma Fitri, analis dari BNI Securities.Namun Fitri melihat, volatilitas saham masih sangat tinggi, dengan penurunan dan kenaikan yang sangat tajam dalam tempo 3 hari.Indeks LQ-45 naik 7,823 poin pada level 325,229, Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,831 poin pada level 261,498, Main Board Index (MBX) naik 9,177 poin pada level 404,192 dan Development Board Index (DBX) naik 7,766 poin pada level 275,988.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 41.107 kali, pada volume 4,604 miliar unit saham, senilai Rp 4,571 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 133 saham naik, 16 saham turun dan 48 saham stagnan.Saham-saham yang melejit harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 550 menjadi Rp 12.800, Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 menjadi Rp 11.050, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 250 menjadi Rp 4.350, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 190 menjadi Rp 2.060 dan Indosat (ISAT) naik Rp 100 menjadi Rp 5.300.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 100 menjadi Rp 4.450, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 7.900, Hexindo Adiperkasa (HEXA) turun Rp 20 menjadi Rp 940, Lautan Luas (LTLS) turun Rp 10 menjadi Rp 500 dan Jaya Pari Steel Corp (JPRS) turun Rp 10 menjadi Rp 810.
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































