Rupiah Kembali Merosot
Selasa, 23 Mei 2006 09:56 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah terus merosot mengikuti tren mata uang regional yang juga tengah memasuki masa kekalahan melawan dolar AS. Pada awal perdagangan Selasa (23/5/2006), rupiah kembali terperosok ke level 9.360/9.370 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan kemarin, rupiah ditutup merosot tajam pada level 9.300 per dolar AS. Di awal perdagangan hari ini, dolar kembali menguat ke level 111,75 yen Jepang, dibandingkan sebelumnya di level 111,55 yen. Euro juga melemah ke 1,2850 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,2865 dolar. Para investor memprihatinkan aksi jual besar-besaran di pasar saham emerging market, dan menantikan kapan aksi jual itu akan berahir. Menurut seorang dealer seperti dikutip dari Reuters, jika emerging market mulai membaik, para pelaku pasar akan kembali mengalihkan perhatiannya ke kebijakan Bank Sentral AS.Pelaku pasar kembali berspekulasi Bank Sentral AS akan melanjutkan rangkaian kenaikan suku bunga yang sudah berlangsung 16 kali. Spekulasi itu didasarkan pada data inflasi terbaru AS yang kemungkinan baru bisa 'disembuhkan' dengan kenaikan suku bunga.
(qom/)











































