Bursa Asia Semakin Kritis!
Selasa, 23 Mei 2006 12:25 WIB
Jakarta - Bursa-bursa Asia kembali rontok. Bahkan saham-saham dari Asia yang listing Wall Street pun ikut dilanda kerontokan. Sementara perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya terpaksa menunda niatnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa (23/5/2006) sesi I tercatat melemah 4,732 poin (0,36 persen) pada level 1.304,313. Perjalanan IHSG pada sesi awal ini cukup bergejolak yakni sempat merosot hingga 25 poin, namun sempat pula rebound hingga 7 poin. Straits Times Singapura (STI) sempat anjlok hingga di bawah level 2.400 yakni pada 2.398,56, untuk pertama kalinya sejak Januari. Nikkei turun hingga 1,38 persen ke level 218,62 poin pada level 15.639,25. Indeks KOSPI korsel juga melemah 1,68 persen ke level terendah dalam enam pekan pada 1.316,10.Mumbai Stock Exchange (BSE) India bahkan sempat terperosok hingga level dari 10 persen dan memaksa otoritas bursa tersebut menghentikan sementara perdagangan sahamnya.Rontoknya pasar saham di Asia dipicu oleh kekhawatiran akan berlanjutnya kembali rangkaian kenaikan suku bunga AS dan kemungkinan melambatnya perekonomian AS. Dengan melambatnya perekonomian terbesar dunia itu, maka ekspor Asia pun bakal terpengaruh. Pelaku pasar juga menilai, perekonomian di emerging market masih berisiko tinggi sehingga secara perlahan mereka mulai menarik kembali investasinya.
(qom/)











































