Ada Emiten Mamin IPO, Cek Dulu Kinerjanya Sebelum Beli

ADVERTISEMENT

Ada Emiten Mamin IPO, Cek Dulu Kinerjanya Sebelum Beli

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 18 Apr 2022 17:32 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Jumlah saham di pasar modal akan bertambah. Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan emiten food and beverage atau makanan & minuman (mamin) baru bernama PT Indo Boga Sukses Tbk yang akan melantai pada 25 April mendatang.

Emiten berkode saham IBOS ini telah memperoleh surat pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan yang terbit pada tanggal 14 April 2022 lalu serta telah merampungkan proses bookbuilding, belum lama ini.

Saat proses bookbuilding, IPO IBOS terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak 18x dari porsi pooling atau sebesar 2,7 kali jika dihitung seluruh pesanan dari total jumlah Penawaran Umumnya.

Direktur Utama Perseroan, Edi Nugroho mengatakan hasil tersebut menunjukkan antusias investor yang luar biasa. Terlihat dari jumlah pesanan jika dibandingkan dengan saham yang dialokasikan untuk pooling di luar pesanan (fixed), mengalami oversubscribe 18x.

"Karenanya kami bersama dengan Underwriter kemudian mematok harga IPO pada range atas yaitu sebesar Rp100 per saham," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/4/2022).

Menurut Edi kesuksesan IBOS dalam merampungkan proses penawaran bookbuilding ini, akan memuluskan proses gelaran masa penawaran umum perdana ke depan yang dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 19-21 April 2022 mendatang dengan harga penawaran sebesar Rp 100 per sahamnya.

Sebagai informasi Perseroan menawarkan sebanyak 1.607.360.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 25 per saham atau sebanyak 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum. Jumlah seluruh nilai penawaran umum adalah Rp 160,73 miliar.

Sebagai pemanis, Perseroan menerbitkan sebanyak 803.680.000 waran seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 12,5% dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana ini disampaikan.

Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan yang dijadwalkan pada tanggal 21 April 2022. Setiap pemegang dua saham baru perseroan berhak memperoleh satu Waran Seri I dimana setiap satu waran seri I memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan yang dikeluarkan dalam portepel.

Adapun Pencapaian kinerja Perseroan sebagai tambahan informasi. Pada tahun 2021 lalu Perseroan mencatat mampu mencetak kenaikan laba menjadi sebesar Rp 8,64 miliar. Capaian ini naik 104% apabila dibandingkan dengan capaian di tahun 2020 sebesar Rp 4,2 miliar. Sedangkan di tahun 2019 laba komprehensifnya hanya Rp 4,23 miliar.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang dari kenaikan pendapatan perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 adalah sebesar Rp 67,34 miliar. Catatan ini juga naik Rp 14,03 miliar atau sebesar 26% apabila dibandingkan dengan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp 53,30 miliar.



Simak Video "Serba-serbi IPO GoTo yang Perlu Diketahui"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT