Dilarang Ekspor Sama Jokowi, Saham Emiten CPO Kompak Kebakaran!

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 25 Apr 2022 13:05 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Harga saham sejumlah emiten yang memproduksi crude palm oil (CPO) atau minyak sawit saat ini sedang berada di zona merah. Adapun pemberitaan terkahir yang menjadi sentimen negatif adalah rencana pelarangan ekspor CPO dan minyak goreng.

Dikutip dari RTI harga saham PT Dharma Satya Nusantara (DSNG) tercaat dibuka pada level Rp 600 turun 45 poin atau 6,98% dibanding penutupan sebelumnya Rp 645. Volume transaksi sebanyak 17.825 miliar dengan nilai Rp 12.74 triliun dan frekuensi transaksi sekitar 1 juta kali.

Kemudian PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) juga mencatat penurunan. Indeks dibuka pada level Rp 750 turun sekitar 6% dibandingkan periode penutupan sebelumnya.

Pergerakan hari ini rata-rata di level Rp 700 - Rp 750. Dengan volume 2,37 juta dan frekuensi 639 kali. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 1,45 triliun.

Lalu PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) juga tercatat mengalami penurunan. Harga tercatat Rp 605 turun 6,92% atau 45 poin dibandingkan periode penutupan sebelumnya Rp 650.

Pergerakan hari ini di kisaran Rp 605 - Rp 630 per lebar dengan volume 41.15 juta dan frekuensi 2.526 kali. Kapitalisasi pasar mencapai Rp 12,01 triliun.

Selanjutnya PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) juga saat ini berada di zona merah. Harga saham tercatat Rp 12.775 per lembar atau turun 900 poin atau 6,84% dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 13.150.

Volume transaksi mencapai 3,88 juta dan frekuensi transaksi 2.510 dengan kapitalisasi pasar Rp 23,58 triliun.



Simak Video "Buka-Tutup Ekspor Minyak Goreng Ala Jokowi, Sukses Turunkan Harga?"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/das)