Rupiah Masih Aman
XL Belum akan Hedging Utang
Rabu, 31 Mei 2006 15:27 WIB
Jakarta - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) belum akan menerapkan kebijakan lindung nilai (hedging) terhadap utang dolarnya yang mencapai US$ 600 juta.Opsi tersebut belum dilakukan karena saat ini kurs rupiah dinilai masih cukup aman, sesuai prediksi perseroan di kisaran Rp 8.500-9.300 per dolar AS selama enam bulan kedepan."Tahun ini ketika rupiah menguat kami menilai tidak bijak untuk melakukan opsi hedging," kata Direktur XL Rudiantara, usai RUPS di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (31/5/2006).Tahun lalu ketika utang XL masih US$ 350 juta, perseroan telah melakukan opsi hedging sebesar US$ 150 juta. Namun untuk tahun ini perseroan belum memutuskannya.Hingga 31 Maret 2006, utang perseroan terdiri dari utang obligasi senilai US$ 350 juta yang jatuh tempo pada Januari 2009. Serta utang obligasi sebesar US$ 250 juta yang akan jatuh tempo pada Januari 2013.XL menganggarkan biaya modal atau capital expenditure (capex) tahun ini sebesar US$ 500 juta. Perinciannya, sebesar US$ 243 juta untuk penambahan menara BTS dengan porsi pembangunan 35-40 persen di wilayah Sumatra yang setara dengan 700-800 BTS.Sebesar US$ 100 juta untuk transmisi fiber optic dan kabel bawah laut. Sebesar US$ 85 juta untuk switching, US$ 48 juta untuk IT dan value added service dan sisanya untuk lain-lain.Dana capex tersebut sebesar US$ 250 juta berasal dari emisi obligasi yang dikeluarkan pada Januari 2006. Sedangkan US$ 150 juta berasal dari pinjaman jangka pendek dan sisanya dari internal perseroan.
(ir/)











































