IHSG Terseret Rontoknya Bursa Asia

IHSG Terseret Rontoknya Bursa Asia

- detikFinance
Rabu, 31 Mei 2006 16:34 WIB
Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin sulit diprediksi, karena terus mengalami fluktuasi naik turun yang begitu tajam dalam selang satu hari.Pada penutupan perdagangan Rabu (31/5/2006), IHSG terpuruk hingga 36,174 poin (2,65%) pada level 1.329,996.Indeks LQ-45 turun 9,730 poin (3,2%) pada level 294,051 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 8,179 poin (3,3%) pada level 237,238.Muramnya bursa regional seperti Indeks Nikkei yang turun 2,47%, Hang Seng turun 0,66%, dan STI Singapura turun 2,36 persen, menyeret IHSG menjauhi teritori positif. Padahal pada Selasa kemarin (30/5/2006), IHSG berhasil naik 32 poin lebih."Ini murni karena faktor regional, dari dalam negeri tidak ada sentimen yang dominan," kata Edwin Sinaga dari Kuo Capital Raharja.Bursa regional rontok mengikuti bursa Dow Jones dan Nasdaq, setelah pasar melihat adanya masalah ekonomi AS yang serius dengan digantinya Menteri Keuangan AS John Snow oleh Henry Paulson yang merupakan Chairman Goldman Sach Group. Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 19.303 kali, pada volume 1,687 miliar unit saham, senilai Rp 1,823 triliun. Dari jumlah saham yang aktif diperdagangkan, sebanyak 30 saham naik, 102 saham turun dan 47 saham stagnan. Saham-saham yang terjun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 550 menjadi Rp 12.250, Astra Internasional (ASII) turun Rp 400 menjadi Rp 9.800 dan Telkom (TLKM) turun Rp 350 menjadi Rp 7.050.Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, Davomas Abadi (DAVO) naik Rp 35 menjadi Rp 295, Berlian Laju Tanker (BLTA) naik Rp 30 menjadi Rp 1.830 dan Tunas Ridean (TURI) naik Rp 30 menjadi Rp 700. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads