IHSG 'Berdarah' Lagi! Pagi Ini Sudah Merosot Hampir 3%

Fadhly Fauzi - detikFinance
Selasa, 10 Mei 2022 09:23 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
IHSG Hari Ini/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG hari ini dibuka anjlok. IHSG turun drastis hingga hampir 3% di pembukaan perdagangan hari ini. IHSG masih melanjutkan pelemahan sejak perdagangan kemarin.

Mengutip data RTI, Selasa (10/5/2022), IHSG turun 162 poin atau 2,35% ke level 6.747. Indeks LQ45 juga ikut turun 35 poin atau 3,42% ke level 990.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG terus merosot dengan turun 205 poin atau 2,98% ke level 6.703. Indeks LQ45 juga ikut turun 29 poin atau 2,92% ke level 996.

Di sisi lain, berdasarkan riset Artha Sekuritas IHSG diprediksi melemah. Secara teknikal candlestick membentuk long black body dengan volume tinggi mengindikasikan trend bearish yang sangat kuat. Pergerakan masih akan dibayangi kekhawatiran akan inflasi global yang tidak terbendung dan juga menyebabkan ketidakpastian di pasar saham. Di sisi lain saat ini pasar saham mulai memasuki periode rilis kinerja emiten per 1Q22.

Sementara IHSG hari ini dibuka melemah, Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 32,245.70 (-1.99%), NASDAQ ditutup 11,623.25 (-4.29%), S&P 500 ditutup 3,991.24 (-3.20%).

Indeks utama Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Senin dipicu aksi jual yang dipimpin oleh saham-saham pertumbuhan karena investor semakin khawatir akan kenaikan suku bunga. Investor khawatir tentang seberapa agresif Federal Reserve perlu menjinakkan inflasi.

Bank sentral AS pekan lalu menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin. Yield US Treasury bertenor 10 tahun mencapai level tertinggi sejak November 2018 di awal sesi. Investor juga khawatir tentang perlambatan ekonomi di China menyusul meningkatnya kasus virus corona baru-baru ini.

Artha Sekuritas Portfolio

PWON (SELL), TLKM (SELL), KLBF (SELL)

MEDC, PGAS, BNGA, TMAS

Itulah data IHSG siang hari ini.



Simak Video "Yang Perlu Kamu Tahu Seputar Bank Digital Allo Bank"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)