IHSG Meluncur Lagi 8 Poin
Kamis, 01 Jun 2006 16:31 WIB
Jakarta - Meski sempat mengalami rebound, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali meluncur 8,436 poin (0,63%) pada level 1.321,560.Faktor rupiah yang melemah ke posisi 9.320 per dolar AS menjadi pemicu belum sembuhnya indeks. Investor juga belum berani melakukan pembelian secara besar-besaran karena situasi pasar global yang dinilai masih labil. Angka inflasi Mei yang meski masih sesuai dengan prediksi pasar, ternyata mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya. Inflasi Mei tercatat sebesar 0,37 persen lebih tinggi dibanding April sebesar 0,05 persen. Sementara bursa regional Asia yang mulai naik terbatas, juga belum memberikan dampak positif ke lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ).Indeks LQ-45 turun 1,584 poin (0,54%) pada level 292,467 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,128 poin (0,05%) pada level 237,366.Perdagangan diseluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 18.361 kali, pada volume 1,165 miliar unit saham, senilai Rp 1,550 triliun. Dari seluruh saham yang aktif diperdagangkan, sebanyak 41 saham naik, 99 saham turun dan 52 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 350 menjadi Rp 9.450, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 4.850 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 3.800.Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 350 menjadi Rp 12.600, Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 175 menjadi Rp 4.200 dan Bank Bumi Artha (BNBA) yang baru listing hari ini naik Rp 75 (46,88%) menjadi Rp 235.
(ir/)











































