Akhirnya! IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Jangan Lupa Pilih Saham Cuan

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Selasa, 17 Mei 2022 09:08 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
IHSG Hari Ini/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pagi hari ini dibuka sedikit labil. Pada pra perdagangan IHSG menguat di zona hijau, namun tak lama IHSG turun ke zona merah saat perdagangan dibuka. Namun tak lama, IHSG bisa menguat lagi.

Mengutip data RTI, Selasa (17/5/2022), pada pra perdagangan IHSG menguat 5 poin atau naik 0,09% ke leve 6.603. Indeks LQ45 juga naik 1 poin atau 0,17% ke level 997.

Saat perdagangan dibuka pukul 09.00 JATS, IHSG tiba-tiba turun ke zona merah. IHSG turun 20 poin atau 0,3% ke level 6.577. Indeks LQ45 naik 1 poin ke 977.

Pada pukul 09.05 JATS, IHSG tiba-tiba menguat lagi. IHSG naik 7 poin atau 0,11% ke level 6.605. Indeks LQ45 juga naik 4 poin atau 0,4% ke level 1.000.

Di sisi lain, berdasarkan riset Artha Sekuritas IHSG diprediksi Menguat. Secara teknikal candlestick membentuk doji mengindikasikan pelemahan mulai terbatas sehingg ada potensi rebound. Dalam jangka menengah pergerakan masih akan berada dalam trend bearish kuat sehingga perlu diwaspadai. Pergerakan akan didorong pembagian dividen dan rilis kinerja emiten per 1Q22.

Sementara IHSG hari ini dibuka melemah, Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 32,223.422 (+0.08%), NASDAQ ditutup 11,662.79 (-1.20%), S&P 500 ditutup 4,008.01 (-0.39%). Bursa saham Wall Street ditutup bercampur cenderung melemah dengan Tesla dan saham berbasis pertumbuhan lainnya melemah setelah data ekonomi China yang suram menambah kekhawatiran tentang perlambatan global dan kenaikan suku bunga. Aktivitas ekonomi China mendingin tajam pada April karena meluasnya penguncian Covid-19 yang berdampak besar pada konsumsi, produksi industri, dan lapangan kerja. Situasi ini menambah kekhawatiran perekonomian dapat menyusut pada2Q22. Kini, investor fokus pada data penjualan ritel yang akan dirilis pada hari Selasa, menyusul data inflasi dan sentimen konsumen yang mengkhawatirkan pekan lalu.

Artha Sekuritas Portfolio

INDF (HOLD), HMSP (BUY), TOWR (Spec BUY)

MNCN, PTBA, INDY, RALS, ASII

Itulah data IHSG hari ini.

Lihat juga Video: GoTo Akan IPO, Ini Kata Analis

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)