IHSG Ditutup Merah, Saham Ini Masih Bisa Kasih Cuan

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 25 Mei 2022 17:23 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
IHSG Hari Ini/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup melemah. IHSG masih naik turun di perdagangan hari ini. IHSG sendiri hari ini ditutup melemah dengan turun 30 poin atau 0,44% ke level 6.883. Sementara indeks LQ45 turun 6 poin atau 0,63% ke level 1.009.

Meski IHSG melemah, namun ada sejumlah saham yang tetap cerah di perdagangan hari ini. Contohnya saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS). Hari ini PGAS menguat 80 poin atau 4,72% ke harga Rp 1.775.

PGAS dinilai memiliki risiko jangka panjang dan dampak positif bisnis terhadap lingkungan sangat baik. Hal ini turut menjadi sentimen positif terhadap rekomendasi saham perusahaan sub-holding PT Pertamina (Persero) ini.

Berdasarkan riset RHB Sekuritas group dalam laporan Indonesia Company Update menyebutkan Environmental, Social, dan Governance atau dikenal dengan istilah ESG Score, tiga komponen yang bisa berdampak positif terhadap bisnis serta keberlanjutan operasional perusahaan dalam jangka panjang dari PGAS adalah positif (Good).

Dari angka Score atau Rating tertinggi 4, PGAS meraih angka 2,83. Dari sisi Environmental (Lingkungan), PGAS meraih nilai positif (Good) karena terus mendukung dan berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan.

"Komitmen ini merupakan peran aktif PGAS dalam memajukan energi terbarukan di Indonesia. Terkait pengelolaan sampah, strategi PGAS adalah mengurangi sampah dari sumbernya (reduction at source)" ungkap riset tersebut, dikutip Rabu (24/5/2022).

Artinya, berdasarkan hasil analisa RHB yang diterbitkan 13 Mei lalu itu, PGAS berusaha mengurangi jumlah limbah melalui perencanaan dengan meminimalkan dampak pembuangan limbah.

Sedangkan dari sisi Social (Sosial) yang juga meraih nilai positif (Good), PGAS dinilai berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang diwujudkan dalam beberapa hal, mulai dari kesehatan, kesejahteraan masyarakat, hingga pendidikan.

"PGAS menerapkan ISO 26000 dalam melaksanakan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan agar program-program tersebut efektif, efisien dan bermanfaat besar. Di masa pandemi, perusahaan bergerak cepat untuk mendukung Pemerintah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak," riset RHB memaparkan.

Adapun dari sisi Governance (Tata Kelola) PGAS mendapat nilai Positif (Good) karena berkomitmen untuk mengedepankan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/ GCG)) yaitu transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran.

"Hal ini juga mengintegrasikan prinsip dan praktik keberlanjutan dengan memperhatikan lima aspek penting yaitu, manusia, planet, kemakmuran, perdamaian, dan, kemitraan," terangnya.