ADVERTISEMENT

BSI Raup Laba Rp 3 Triliun, Tebar Dividen Rp 757 Miliar

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 27 Mei 2022 18:18 WIB
Bank Syariah Indonesia
Foto: Angga Aliya Firdaus
Jakarta -

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2021. Dalam kesempatan itu disepakati pembagian dividen sebesar Rp 757 miliar.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan dividen yang dibagikan itu merupakan 25% dari perolehan laba bersih tahun buku 2021 yang mencapai Rp 3,02 triliun, naik 38,45% secara year on year (yoy).

"Atas dasar pencapaian kinerja yang solid di tahun lalu, BSI memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar 25% atau senilai Rp 757 miliar. Adapun sebesar 20% disisihkan sebagai cadangan wajib dan sisanya sebesar 55% dialokasikan sebagai laba ditahan," ujar Hery dalam hasil RUPS BSI, Jumat (27/5/2022).

Secara rinci besaran dividen yang akan dibagikan kepada para pemegang saham yakni Rp 757.051.214.975. Dividen yang akan dibagikan ini sekurang-kurangnya ekuivalen dengan Rp 18,41 per lembar saham.

Pemberian dividen payout ratio sebesar 25% tersebut dinilai telah mempertimbangkan komitmen BSI untuk terus memberi nilai kepada shareholder dan menghadirkan value kepada stakeholder melalui rencana ekspansi bisnis ke depan.

"Keputusan tersebut juga mengindikasikan dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perusahaan," imbuh Hery.

Dengan kinerja yang terus tumbuh, BSI diklaim semakin siap menjadi Energi Baru untuk Indonesia. Sehingga, kata Hery, perbankan syariah diharapkan mampu menjadi prioritas dan kompetitif, bukan hanya sebagai alternatif layanan perbankan yang dipilih masyarakat.

"Sejalan dengan momentum pertumbuhan ekonomi, kami optimis kinerja BSI akan terus membaik. Ke depan, kami akan terus memacu pengembangan bisnis dan layanan agar dapat memenuhi ekspektasi seluruh stakeholder perseroan," ungkapnya.

Bersambung ke halaman berikutnya. Langsung klik

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT