Pasar Saham Remuk Redam

Pasar Saham Remuk Redam

- detikFinance
Kamis, 08 Jun 2006 16:31 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali rontok terseret anjloknya bursa dunia yang terkapar karena sentimen rencana kenaikan bunga the Fed.Pada penutupan Kamis (8/6/2006), IHSG terjun hingga 45,852 poin (3,56%) ke level 1.241,326. Pemodal memilih keluar dari pasar saham karena situasi bearish yang makin parah.Indeks LQ-45 turun 11,603 poin (4,09%) pada level 271,888 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,491 poin (4,16%) pada level 218,665.Pelemahan IHSG ini terjadi sejak tiga hari terakhir yang terus tertekan karena muramnya bursa global. Bursa Asia seperti Indeks Nikkei dan STI Singapura yang menjadi panutan bursa regional, penurunannya juga makin dalam.Rencana kenaikan bunga the Fed dikhawatirkan akan membuat pasar saham negara berkembang ditinggalkan pemodal besar.Sementara kondisi rupiah yang juga jatuh ke level 9.400-an yakni turun 60 poin ke level 9.425 per dolar AS, juga menambah suramnya pasar saham dan memicu aksi jual saham besar-besaran.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 19.952 kali, pada volume 1,584 miliar unit saham, senilai Rp 1,816 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, hanya 18 saham naik, sisanya 113 saham turun dan 49 saham stagnan. Saham-saham yang terjun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 850 menjadi Rp 10.150, Telkom (TLKM) turun Rp 300 menjadi Rp 6.750, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 9.100, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 menjadi Rp 2.825 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 200 menjadi Rp 3.550.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top losser antara lain, Intraco Penta (INTA) naik Rp 30 menjadi Rp 540, Matahari Putra Prima (MPPA) naik Rp 10 menjadi Rp 710 dan Surya Semesta Internusa (SSIA) naik Rp 10 menjadi Rp 480. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads