Listing di Singapura
Berlian Tak Beri Diskon Harga Saham
Jumat, 09 Jun 2006 14:38 WIB
Jakarta -
PT Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) tidak akan menjual harga saham dibawah pasar atas rencana pencatatan sahamnya di Bursa Singapura (Singapore Exchange Securities Trading Limited/SGX) "Harga penawaran saham baru tidak akan lebih rendah daripada harga pasar pada saat penawaran," kata Direktur BLTA, Kevin Wong dalam penjelasannya kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ), Jumat (9/6/2006).Sebelumnya, dalam pertemuan dengan BEJ pihak perseroan pernah mengemukakan adanya rencana penawaran saham di SGX dengan harga diskon.Kevin juga menjelaskan, jumlah saham yang akan ditawarkan di SGX sebanyak 525-775 juta lembar saham atau kurang lebih 5 persen saham perseroan yang telah disetor. Jika saham yang dicatatkan merupakan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD), maka saham tersebut akan dikenai lock up period selama setahun."Bila perseroan menerbitkan saham baru tanpa HMETD, saham-saham tersebut juga akan di-lock up di SGX dalam jangka waktu yang sama," jelas Kevin.Belum Ada Stock SplitDalam kesempatan yang sama, Kevin juga menjelaskan saat ini perseroan belum akan melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) mengingat likuiditas saham perseroan cukup tinggi. Namun persetujuan stock split bisa dilakukan sewaktu-waktu."Perseroan tidak akan melaksanakan rencana stock split sebelum rasio dan waktu stock split disetujui dalam RUPS," ujar Kevin.Perseroan juga meminta BEJ untuk memperdagangkan kembali saham BLTA yang disuspensi sejak 5 Juni lalu. Suspensi dilakukan karena perseroan tidak memberikan penjelasan yang detail mengenai rencana listing-nya di SGX.
(ir/)










































