Rupiah Berjaya di Akhir Pekan
Jumat, 09 Jun 2006 17:45 WIB
Jakarta -
Setelah terus menerus didera pelemahan, nilai tukar rupiah akhirnya bisa menguat pada akhir perdagangan pekan ini. Pada penutupan perdagangan Jumat (9/6/2006), rupiah menguat ke level 9.405 per dolar AS, dibandingkan di level 9.430 per dolar AS. Rupiah memang sempat terperosok hingga 9.460 per dolar AS. Namun Bank Indonesia (BI) diduga masuk ke pasar melalui bank-bank BUMN untuk menghindari gejolak rupiah.Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aslim Tadjudin menegaskan, pelemahan rupiah akhir-akhir ini berbarengan dengan mata uang dunia lainnya.Aslim menjelaskan, penguatan dolar AS terjadi karena investor hedge fund melihat kemungkinan Bank Sentral AS (The Fed) akan menaikkan lagi suku bunganya pada akhir Juni menjadi 5,25 persen.Dengan demikian, simpanan uang dalam dolar AS secara jangka pendek akan lebih menguntungkan. Investor pun ramai-ramai mengalihkan dananya ke dolar AS.Meski yakin rupiah bisa kembali menguat dalam jangka panjang, namun Aslim menegaskan, BI akan tetap menjaga agar rupiah tidak bergejolak."Artinya akan memonitor pergerakan di pasar dan akan tetap berada di pasar. Kita akan lakukan intervensi apabila diperlukan utuk mengurangi volatilitas," ujar Aslim.
(qom/)










































