Banjir Pabrik Mobil Baru, Indomobil PD
Jumat, 16 Jun 2006 14:11 WIB
Jakarta - Rencana masuknya pemain otomotif besar asal AS dan China tidak membikin keder PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), sebaliknya perusahaan tetap percaya diri (PD). Sebelumnya Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) M Luthfi mengatakan, General Motor (GM) dan Ford akan membuat pabrik mobil di Indonesia.Sementara Keluarga Widjaja, pemilik PT Bank Eksekutif Tbk, akan mengembangkan pabrik manufaktur mobil minibus dan sedan bermerk Cina, Chongqching.Indomobil tetap optimistis bisa mempertahankan pangsa pasarnya, karena jumlah populasi di Indonesia yang besar membuat pasar otomotif berpotensi tumbuh terus."Thailand dan Malaysia produksi dan kendaraan bermotornya sama dengan kita tapi penduduknya jauh lebih kecil, jadi saya rasa populasinya masih rendah dan pasar kita lebih berkembang," kata Dirut IMAS, Gunadi Sindhuwinata dalam jumpa pers usai RUPS di Gedung Indomobil, Jalan MT Hayono, Jakarta, Jumat (16/6/2006). Potensi tumbuhnya pasar otomotif di Indonesia juga akan didorong oleh perbaikan dan penambahan infrastuktur yang akan dibangun pemerintah.Gunadi juga menjelaskan, untuk mendorong penjualan tahun ini, perseroan akan menambah unit leasing dari 46 menjadi 63 unit jaringan. Hal tersebut dinilai lebih efisien karena tidak perlu mendirikan perusahaan baru. Selain itu leasing juga terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap kendaraan bermotor.Terhadap lepasnya lisensi penjualan mobil merek Mazda, Gunadi menegaskan, hal itu tidak berpengaruh karena kontrsibusi Mazda hanya sekitar 1 persen. Selain itu PT Unicor Prima Motor, yang sebelumnya memegang lisensi Mazda, masih memiliki merek Audi dan pabrik perakitan dengan kapasitas 20 ribu unit kendaraan per tahun, sebagai andalannya.
(ir/)











































