Pemerintah Tunjuk 11 Agen Penjual Obligasi Ritel

Pemerintah Tunjuk 11 Agen Penjual Obligasi Ritel

- detikFinance
Senin, 19 Jun 2006 09:30 WIB
Jakarta - Sebelas lembaga keuangan ditunjuk menjadi agen penjual Obligasi Ritel Indonesia (ORI-001). Penunjukan itu tertera dalam Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perbendaharaan No 147/PB/2006 yang dikeluarkan Jumat (16/6/2006).Sebelas agen tersebut terdiri dari lembaga keuangan bank dan non bank. Bank yang ditunjuk untuk menjual ORI adalah Bank Bukopin, Bank Mandiri, Bank NISP, Bank Danamon, Bank Panin dan Citibank. Sedangkan sisanya merupakan perusahaan sekuritas seperti Valbury Asia Securities, Trimegah Sekuritas dan Danareksa Sekuritas."Dari 35 lembaga keuangan yang mengambil formulir agen penjual hanya 25 yang mengembalikan. Kemudian dari yang 25 itu yang memenuhi kriteria hanya 14, lalu setelah negosiasi fee akhirnya yang dipilih yang sebelas itu," kata Direktur Pengelolaan Surat Utang Negara Rahmat Waluyanto saat dihubungi detikcom melalui telepon, Minggu (18/6/2006).Kriteria yang harus dimiliki agen penjual ORI yaitu paling tidak memiliki cabang di lima kota yang didukung jaringan online, memiliki pengalaman menjual produk obligasi, memiliki rencana pemasaran yang dianggap baik dan memiliki customer base yang luas.Rahmat juga menjelaskan jumlah agen penjual yang ditunjuk masih bisa berkurang. Selama sepekan kedepan, peserta seleksi agen penjual bisa memberikan informasi jika ada diantara 11 agen penjual tersebut ada yang tidak sesuai kriteria. Pemerintah akan mengkaji informasi tersebut dan mendepak agen penjual jika informasi yang didapat benar."Sebelum ada perjanjian yang ditandatangani agen penjual dan pemerintah, jumlah agen penjual bisa berkurang," jelasnya.Menurut Rahmat masa penawaran akan berlangsung selama 2-3 minggu. Agen penjual hanya mengumpulkan order, sementara kupon bunga akan ditentukan pemerintah. Diharapkan peluncuran ORI-001 tanggal 28 Juli tetap bisa dilakukan.Rahmat juga mengatakan pihaknya belum berencana menambah porsi ORI-001 jika terjadi kelebihan permintaan. Rencananya ORI-001 akan dikeluarkan dengan besaran indikatif Rp 2 triliun."Karena ini merupakan surat berharga kita konservatif dulu, jangan terburu-buru menambah kalau oversubscribe," tambahnya.Untuk penerbitan ORI-002 pemerintah kembali akan melakukan seleksi agen penjual. Agen Penjual ORI-001 akan dinilai yang ingin kembali ikut akan dinilai dulu kinerjanya. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads