Rupiah Kembali dalam Tekanan

Rupiah Kembali dalam Tekanan

- detikFinance
Senin, 19 Jun 2006 09:35 WIB
Jakarta - Meski sempat menguat di akhir pekan lalu, namun posisi nilai tukar rupiah masih belum stabil. Rupiah masih akan mengikuti tren regional yang kini masih gonjang-ganjing.Pada perdagangan Senin (19/6/2006), rupiah dibuka melemah pada level 9.335/9.345 per dolar AS. Rupiah terus melemah dan kini berada di level 9.350 per dolar AS.Akhir pekan lalu, rupiah akhirnya bisa menguat ke level 9.292 per dolar As, setelah sempat merosot tajam pada awal pekan. Di pasar regional, dolar kembali menancapkan posisinya setelah Bank Sentral AS (Federal Reserve) memperkuat sinyal akan menaikkan kembali suku bunga AS.Presiden Federal Reserve St Louse, William Poole mengatakan bahwa tekanan dari tingginya harga BBM AS terhadap inflasi kemungkinan lebih besar dari yang ditunjukkan dalam data perekonomian terbaru. Hal itu memunculkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan kembali melanjutkan rangkaian kenaikan suku bunga yang sudah berlangsung selama 16 kali. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads