Nokia-Siemens akan Merger Unit Usaha
Senin, 19 Jun 2006 09:40 WIB
Washington - Nokia dan Siemens akan menggabungkan unit bisnis perangkat jaringan telekomunikasi mereka. Rencana itu masuk dalam kesepakatan bisnis yang bernilai hingga US$ 30 miliar.Associated Press yang mengutip The Wall Street Journal menyatakan, informasi itu diperoleh dari orang-orang yang terlibat dalam transaksi tersebut. Nokia, perusahaan telekomunikasi asal Finlandia, dan Siemens asal Jerman, berencana mengumumkan rencana merger tersebut, pada Senin (19/6/2006).Dikabarkan pula, rencana tersebut telah disetujui para pemegang saham dari kedua perusahaan. Gabungan kedua perusahaan ini, akan menjadi pemain terbesar ketiga di bisnis jaringan telekomunikasi, setelah Ericsson dan gabungan Lucent-Alcatel, yang telah mengumumkan rencana merger tiga bulan lalu.Gabungnya Nokia-Siemens juga diyakini akan mengancam posisi Motorola, yang akan turun ke posisi keempat. Bisnis ponsel Nokia dipercaya tidak akan terpengaruh dengan adanya merger tersebut.Kesepakatan mencakup pembentukan perusahaan baru yang bermarkas di Finlandia. Para petinggi yang duduk di perusahaan baru itu, kebanyakan akan berasal dari Nokia. Eksekutif Nokia, Simon Beresford-Wylie, akan memimpin perusahaan baru tersebut.
(qom/)











































