IHSG Terpeleset Lagi 14 Poin
Senin, 19 Jun 2006 16:24 WIB
Jakarta - Belum munculnya sentimen positif yang kuat dari dalam negeri, kembali menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk arus negatif bursa global.Pada pentupan perdagangan, Senin (19/6/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 14,474 poin (1,11%) pada level 1.295,051. Padahal Jumat pekan lalu (16/6/2006), IHSG sempat kembali ke level 1.300 yaitu 1.309,525.Investor belum mempunyai keberanian mengoleksi saham karena melihat bursa global yang sedang redup, yang mencemaskan kenaikan bunga The Fed pada 29 Juni ini. Ditambah faktor rupiah yang juga melemah terhadap dolar AS, yang sore ini ada di level 9.375 per dolar AS, dibanding Jumat akhir pekan lalu di posisi 9.335/9.345 per dolar AS. Indeks LQ-45 turun 3,228 poin (1,11%) pada level 286,359 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,538 poin (1,09%) pada level 229,814.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 11.749 kali, pada volume 821,8 juta unit saham, senilai Rp 843,2 miliar.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 20 saham naik, 74 saham turun dan 56 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 550 menjadi Rp 10.700, International Nickel Indonesia (INCO) turun Rp 250 menjadi Rp 16.650, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 125 menjadi Rp 4.100, Astra Internasional (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 9.400 dan Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 4.100. Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 150 menjadi Rp 6.650, Indosat (ISAT) naik Rp 75 menjadi Rp 4.350 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 50 menjadi Rp 4.200.
(ir/)











































