ADVERTISEMENT

Kunjungan Ketua DPR AS ke Taiwan Bikin Investor Ketar-ketir

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 03 Agu 2022 12:39 WIB
U.S. House of Representatives Speaker Nancy Pelosi poses for group picture before leaving the parliament in Taipei, Taiwan August 3, 2022. REUTERS/Ann Wang
Foto: REUTERS/ANN WANG
Jakarta -

Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan menimbulkan ketakutan baru terhadap para investor. Sebab kunjungannya itu menimbulkan gesekan besar dengan China.

Para investor khawatir hubungan antara China dan AS, serta China dengan Taiwan akan menjadi lebih parah. Sebab China sudah menekankan bahwa negara itu tidak menanggap Taiwan sebagai negara. Efeknya dikhawatirkan menimbulkan guncangan baru ekonomi dunia.

Kabar rencana Pelosi mengunjungi Taiwan sudah tersebar pada hari Senin kemarin. Kabar itu terbukti bahwa Pelosi di hari Selasa sudah tiba di Taiwan dan akhirnya bertemu dengan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada hari Rabu. Kunjungan Pelosi akan menjadi yang pertama sejak Newt Gingrich melakukan perjalanan ke pulau itu pada tahun 1997.

Pemerintah China telah mengancam akan membalas jika Pelosi melanjutkan kunjungan tersebut. Pemerintahan Beijing menganggap Taiwan sebagai bagian dari China dan sangat mengkritik setiap upaya untuk menangani pulau itu sebagai entitas politik yang terpisah.

Dalam beberapa bulan terakhir, Beijing diperingatkan AS agar tidak meresmikan hubungan dengan pulau itu. Pada panggilan telepon Kamis dengan Presiden AS Joe Biden, Presiden China Xi Jinping menyoroti kekhawatiran China tentang kunjungan Pelosi ke Taiwan, dengan mengatakan, "Mereka yang bermain api akan binasa karenanya," tegasnya dilansir dari Fortune, Rabu (3/8/2022).

Dampaknya pun mulai terlihat, pada hari Senin, dolar Taiwan mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir. Mata uang Asia lainnya telah menguat terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir, tetapi pelemahan dolar Taiwan terus berlanjut. Hal itu menyiratkan bahwa kekhawatiran geopolitik menyebabkan para pedagang menjual kepemilikan mereka atas mata uang Taiwan.

Saham-saham Taiwan juga berada di bawah tekanan. Indeks Saham Tertimbang Kapitalisasi Taiwan, yang melacak semua perusahaan yang terdaftar di bursa saham Taiwan, ditutup turun 1,6% pada hari Selasa dan turun 19,3% untuk tahun ini.

Saham beberapa perusahaan terbesar Taiwan turun jauh lebih dalam dari penurunan pasar secara keseluruhan. Kebanyakan perusahaan besar itu memiliki investasi di China daratan dan beroperasi secara global.

Saham Taiwan Semiconductor Manufacturing Co., produsen chip canggih terkemuka di dunia, turun 2,4% pada penutupan pasar pada hari Selasa. Dan pabrikan iPhone Foxconn, yang mengoperasikan beberapa pabrik di daratan China, juga turun 2,4%.

Menariknya investor asing sudah menarik dana mereka dari pasar saham Taiwan, terutama dari saham teknologi negara itu, sebelum rumor kunjungan Pelosi muncul. Pada akhir Juni, Goldman Sachs memperkirakan bahwa investor asing telah membuang US$ 31 miliar di saham Taiwan sepanjang tahun ini.



Simak Video "Kenapa China Marah Ketua DPR AS Kunjungi Taiwan?"
[Gambas:Video 20detik]
(das/das)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT